ANJAL
(ANAK JALANAN)
Mendengar Indonesia raya membahana di upacara
tujuhbelasan
Terngiang dendang anak jalanan di depan departemen
berbendera agama merayakan kelaparan mereka
Sebagian berserakan di tepian jalan lainnya
bergelayut di pohonan
Bergantian mereka mengumandangkan impian di bawah
purnama yang pudar di gemerlap lampu kota
Pagi menggeliat meluruhkan embun di pucuk daun
menyongsong canda mmbelah gundah mengganjal rasa lapar
Mereka terus meraba terjalnya hidup sembari
mengumpulkan receh demi receh
Kadang mengemis di bawah spanduk besar partai
politik
Mereka terus bertahan di gubuk lusuh di balik bar
tempat para cukong menenggak bir
Saat air mata kering sudah mata airnya
ARAH HATI
Senja masih memerah
Merindu senyummu
Semburat Jingganya
Pelangi di parasmu
Mesin jadi meraung
Tapi aku masih mendengar suaramu lima purnama yang
lalu
Di langit awan masih tetap setia
Ingin aku terbang mengarung bersamamu
Ingin aku menari bersama angina
di ruang hampa
malam merayu
bercanda bersama rembulan
dan kau rengkuh lembut bahuku
created by lazuardi El Ghiffary
Tidak ada komentar:
Posting Komentar